Kamis, 30 Oktober 2014

ARTIKEL UTS



Sejak kapan manusia menyadari akan arti filsafat administrasi? Sebenarnya sejarah filsafat administrasi sama tuanya dengan sejarah umat manusia. Kesadaran manusia terhadap hakikat filsafat administrasi berasal dari keinsyafannya terhadapkegiatan administrator, harkat, dan martabatnya.
Penerapan teori tentang filsafat administrasi berfungsi mengembangkan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang Demokratis serta bertanggung jawab. Tujuan pendidikan nasional itu merupakan rumusan mengenai kualitas manusia Indonesia yang harus dikembangkan oleh setiap satuan pendidikan. Oleh karena itu, rumusan tujuan pendidikan nasional menjadi dasar dalam pengembangan pendidikan budaya dan karakter bangsa.
Hakikat filsafat administrasi menerapkan penetahuan watak, tabiat, akhlak, atau kepribadian seseorang yang terbentuk dari hasil internalisasi berbagai kebajikan yang diyakini dan digunakan sebagai landasan untuk cara pandang, berpikir, bersikap, dan bertindak. Akan tetapi, karena manusia hidup dalam lingkungan sosial dan budaya tertentu, maka pengembangan karakter individu seseorang hanya dapat dilakukan yang bersangkutan. Pengembangan filsafat administrasi hanya dapat dilakukan dalam suatu proses pendidikan yang tidak melepaskan peserta didik dari lingkungan administrator. Mengetahui nilai utama filsafat administrasi adalah mengembangkan nilai-nilai Pancasila pada publik melalui pendidikan karakter, otak, dan fisik.

1 komentar: