Sejak
kapan manusia menyadari akan arti filsafat administrasi? Sebenarnya sejarah filsafat
administrasi sama tuanya dengan sejarah umat manusia. Kesadaran manusia terhadap
hakikat filsafat administrasi berasal dari keinsyafannya terhadapkegiatan
administrator, harkat, dan martabatnya.
Penerapan
teori tentang filsafat administrasi berfungsi mengembangkan dan membentuk watak
serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan
bangsa, agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha
Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi
warga negara yang Demokratis serta bertanggung jawab.
Tujuan pendidikan nasional itu merupakan rumusan mengenai kualitas manusia
Indonesia yang harus dikembangkan oleh setiap satuan pendidikan. Oleh karena
itu, rumusan tujuan pendidikan nasional menjadi dasar dalam pengembangan
pendidikan budaya dan karakter bangsa.
Hakikat
filsafat administrasi menerapkan penetahuan watak, tabiat, akhlak, atau
kepribadian seseorang yang terbentuk dari hasil internalisasi berbagai
kebajikan yang diyakini dan digunakan sebagai landasan untuk cara pandang, berpikir,
bersikap, dan bertindak. Akan tetapi, karena manusia hidup dalam lingkungan
sosial dan budaya tertentu, maka pengembangan karakter individu seseorang hanya
dapat dilakukan yang bersangkutan. Pengembangan filsafat administrasi hanya
dapat dilakukan dalam suatu proses pendidikan yang tidak melepaskan peserta
didik dari lingkungan administrator. Mengetahui nilai utama filsafat administrasi
adalah mengembangkan nilai-nilai Pancasila pada publik melalui pendidikan karakter,
otak, dan fisik.
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapus